AKU MASIH BAHAGIAAA…….


Begitu lelapnya aku tertidur dalam dingin malam.
Seperti biasa, ditemani nyamuk dan riuh jangkrik di tengah rintik-rintik hujan.
Sejenak, dalam bawah sadarku aku melihatnya.
Sekilas, seraut wajah cantiknya.
Tak begitu cantik, tapi jelas aku tergoda.
Senyumnya membuatku ternganga-kok ada makhluk Tuhan sepertinya.
Jelas, aku belum pernah melihatnya.

Sekilas dia nampak bagai putri.
Terang sekali dengan gayanya bisa kutebak dia kaya.
Dengan mobilnya yang mengkilat sekelas Inova.
Paradoks-sama sekali tak kulihat aroma arogansi kecongkakan
Wajah para koruptor yang bangga dengan hasil maksiatnya.
Dia jelas kaya, tapi sungguh kulihat begitu jelas dalam rautnya
Ada aura keteduhan dalam jiwa yang begitu tenang-sulit kulukiskan.
Aku semakin tak mengenalnya.

Pernah sekali aku bermimpi,
Bertemu Sang Pujaan anak turun Adam-Hawa,
Muhammad Rasulullah SAW,
Begitu memesona-tak bisa kuuraikan,
Aku tak tahu apa yang kulakukan disana,
Sepertinya, aku yang membangunkan Baginda
Dari tidur panjangnya-yang bagiku terasa begitu panjangnya
Seolah, seperti, rasanya kayak Ashabul Kahfi,
Aku sungguh bahagia karena tak semua manusia
Ditakdirkan mendapat ujian seindah ini,
Banyak yang tak percaya dengan mimpi kontroversialku-aku tak perduli,
Aku juga tak yakin Rosul sudi menemui bajingan laknat sepertiku,
Tapi dari sesak dadaku,
Dari kebahagiaan yang membuncah,
Menyeruak sarat dosaku dalam jiwa yang hampa,
Aku yakin aku tak salah,
Aku bertemu Sang Idola.

Singkat cerita,
Berjam kemudian aku tersadar dari mimpi panjang.
Wajahnya segera menghilang-lagipula memang tak jelas buatku.
Seperti biasa, di setiap akhir mimpiku,
Aku tak pernah mampu melukiskan siapa yang ada ‘disana,’
Siapakah perempuan itu?
Jodohku? Atau sekedar Allah ingin membuang sedihku,
Ataukah setan yang menyusup kosong busuk diriku,

……….lagi-lagi……….
Aku tak mengenalnya,
Entah siapa, tapi jelas aku bahagia…..

Dan saat cerita ini kutulis,
Aku masih tak tahu dia siapa?
Tapi aku masih bahagia,

%d blogger menyukai ini: