Jembatan atau Terowongan untuk Selat Sunda?


sket-jembatan selat sundaSukses dengan dibangunnya jembatan Suramadu. Satu lagi mega proyek jembatan panjang yang akan dibangun di negara ini yang akan menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera.

VIVAnews – Rencana pembangunan jembatan Selat Sunda merupakan rencana lama yang sudah digagas sejak tahun 1960-an oleh profesor sedyatmo.

Namun, dalam perjalanannya, proyek ini hilang timbul, termasuk di era presiden Soeharto. Persoalannya, terutama pada keterbatasan dana untuk membangun jembatan tersebut yang menurut perhitungan sekarang membutuhkan dana hingga Rp 100 triliun.

Belakangan, Tommy Winata muncul sebagai investor yang tertarik membangun jembatan terpanjang di dunia itu. Kehadiran Tommy yang disebut-sebut akan membawa investor asing asal China diperkirakan bakal mengatasi persoalan pendanaan tersebut.

Jika ditelusuri jembatan ini, semula Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi melakukan kajian untuk menghubungkan pulau Jawa dan Sumatera. Kajian ini untuk mengetahui apakah akan dibangun jembatan atau terowongan untuk menghubungkan kedua pulau, yakni Jawa dan Sumatera. Hasil kajian yang dipimpin oleh Prof Wiratman pada 1997 menunjukkan bahwa proyek jembatan lebih layak dibandingkan terowongan.

Pada era pemerintahan Megawati, muncul lagi rencana menghubungkan kedua pulau. Saat itu, Menteri Pemukiman dan Prasarana Wilayah Soenarno tengah mengkaji apakah akan terowongan Selat Sunda atau jembatan. Namun, kelanjutan pembangunan sarana penghubung kedua pulau besar ini tidak jelas.

Pada era pemerintahan SBY, rencana tersebut muncul kembali. Namun, menurut Deputi Menko Perekonomian Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Bambang Susantono, pemerintah masih mengkaji apakah akan membuat jembatan atau terowongan.

“Kami berterimakasih kepada semua pihak yang bersedia melakukan Pra Studi Kelayakan,” kata Bambang di DPR, Jumat 14 Agustus 2009.

3 Tanggapan

  1. jembataaannnn aja gannn

  2. hai, tulisan yang bermanfaat, sorry ngikut thread komentar ini sebagai salam perkenalan… sy Agus Suhanto

  3. klo dah direncanain hrs cepetan di bangun jd tdk kelamaan dibangunnya klo dah dibangun jembatannya kan jd enak jd mobil bisa melewati jembatan tersebut jd mengurangi penumpukan di pelabuhan merak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: